Metode Pengolahan Citra Mata Untuk Menentukan Kesegaran Ikan Tuna Berbasis Wavelet dan Analisa Tekstur

Publikasi Ilmiah No Comments

Judul: Metode Pengolahan Citra Mata Untuk Menentukan Kesegaran Ikan Tuna Berbasis Wavelet dan Analisa Tekstur

Penulis: Koko Kurniawan dan I Made S. Erawan

Publikasi: Prosiding Seminar Nasional Tahunan XIII Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan (Semnaskan UGM) Tahun 2016

Abstrak:

Analisa citra dapat digunakan sebagai metode pengolah data visual untuk melihat penurunan gradien koefisien statistik. Penelitian ini bertujuan mencari korelasi yang dapat mewakili kesegaran ikan melalui pengolahan citra mata ikan. Bahan penelitian menggunakan dua ikan tuna segar panjang 35 cm berat 800 gram. Ikan ditempatkan di dalam kotak aluminium dengan ukuran 55cmx35cmx40cm pada suhu ruang dengan pencahayaan yang diatur selama 7 jam. Setiap jam dilakukan pengambilan citra ikan menggunakan kamera Olympus PEN Lite E-PL 6 kemudian dilihat perubahan nilai statistik dari setiap koefisien. Citra mata ikan diolah menggunakan software matlab R.2012a. Tahap pengolahan dimulai dari pengambilan citra ikan dilanjutkan proses cropping, pengaturan histogram ekualisasi, segmentasi Region of Interest selanjutnya konversi citra dari citra RGB menjadi gambar grayscale. Ekstraksi fitur menggunakan dua fungsi yaitu wavelet untuk memperoleh parameter standar deviasi dan mean serta analisa tekstur digunakan Gray Level Co Occurent Matrix atau GLCM untuk memperoleh parameter energy dan contrast. Selanjutnya setiap parameter ekstraksi fitur tersebut dicari koefisien korelasi terhadap lama waktu pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urutan terbesar nilai koefisien korelasi dari setiap parameter terhadap waktu adalah energi (0,8826), standar deviation (-0,4060), kontras (-0,5236) dan mean (-0,8123). Pola grafik koefisien mean (R²=0,659), contrast (R²=0,274) dan stdev (0,164) menurun terhadap lama waktu penyimpanan ikan di suhu ruang. Sedangkan grafik koefisien energy (R²=0,779), menunjukkan pola grafik meningkat. Koefisien energy dan mean berpeluang menjadi parameter kualitas kesegaran ikan karena memiliki pola grafik dengan R2 yang tinggi terhadap waktu.

Hits: 96